Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal, mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) setelah serangan Israel dan AS terhadap Iran. Menurut Politisi yang akrab disapa Deng Ical, langkah ini mencerminkan sikap tegas Indonesia dalam menjaga prinsip perdamaian dunia. Deng Ical menegaskan pentingnya organisasi seperti BoP menjalankan fungsinya sesuai tujuan untuk mewujudkan perdamaian global. Jika lembaga tersebut tidak mampu melakukannya, opsi keluar dari keanggotaan perlu dipertimbangkan secara serius. Deng Ical menilai serangan Israel-AS ke Iran sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar hukum internasional, bertentangan dengan prinsip-prinsip perdamaian dan stabilitas global. Menurutnya, keanggotaan Indonesia dalam forum internasional harus sejalan dengan amanat konstitusi dan komitmen terhadap perdamaian dunia, sehingga evaluasi menyeluruh perlu dilakukan jika sebuah lembaga tidak lagi konsisten dengan mandatnya.
Presiden Prabowo Beri Sinyal Keluar dari BoP: Harus Sejalan dengan Konstitusi
Read Also
Recommendation for You
Kenaikan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini menjadi perhatian utama, dengan lonjakan…
Calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan menerima gaji ke-13 pada tahun 2026. Kabar baik ini…

Kabar terbaru mengenai kenaikan dan pembayaran rapel gaji bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk…

Gelombang penipuan digital yang mengincar masyarakat yang tertarik untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali…

Pensiunan PNS, TNI-Polri, dan aparat negara berhak menerima 3 gaji ke-13 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor…





