Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan mengapa Presiden Prabowo Subianto tidak banyak memberikan komentar terkait Iran. Dalam wawancara dengan jurnalis senior, Uni Lubis, JK menjelaskan bahwa Prabowo telah terikat oleh kesepakatan dagang antara Republik Indonesia (RI) dan Amerika Serikat (AS). Ketika JK diundang oleh Prabowo ke Istana Kepresidenan Jakarta, dalam pertemuan dengan mantan presiden, mantan wakil presiden, dan mantan menteri luar negeri, topik situasi Iran dibahas tetapi Prabowo memilih untuk tidak banyak berbicara. Menurut JK, perjanjian dagang tersebut mengikat Prabowo sehingga ia harus mengikuti kebijakan Amerika dan tidak boleh bertentangan dengan negara tersebut. Kesepakatan dagang antara RI-AS, yang dikenal sebagai Agreement on Reciprocal Trade (ART), menetapkan tarif resiprokal sebesar 19 persen untuk sejumlah produk sebagai bagian dari upaya menuju Era Emas Baru untuk Aliansi AS-Indonesia. Menurut JK, hal ini membuat Indonesia tidak bisa berseberangan dengan AS karena harus mematuhi ketentuan perjanjian tersebut.
JK Sebut Perjanjian Dagang RI-AS Alasan Prabowo Diam
Read Also
Recommendation for You
Mantan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden membuat pengakuan terkait…
JAKARTA — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mendapat sorotan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad…
Teks sumber yang diberikan tidak lengkap dan hanya memuat penggalan kalimat serta tautan. Silakan kirimkan…
Isu mengenai ijazah sekolah menengah atas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian setelah Denny…
Rencana DPR RI dan pemerintah untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mendapat desakan agar…
Gibran Rakabuming Raka Membesuk Korban Keracunan Makan Bergizi Gratis di Karo Menurut laporan terbaru, Wakil…
