Dirangkum dari Fajar.co.id, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Islam (JMI), Islah Bahrawi, menilai bahwa sebagian anggota Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) hanya numpang makan tanpa memberikan kontribusi yang nyata. Menurut Islah, sebagian anggota PBNU, termasuk yang bergelar Gus atau Kiai, hanya fokus pada pencarian uang dan jabatan dengan cara menjual nama PBNU. Bahkan, menurutnya, ada anggota PBNU yang rela memecah belah organisasi demi kepentingan pribadi. Islah juga merasa prihatin dengan situasi saat ini, mengingat peran penting Ulama besar seperti Muhammad Hasyim Asy’ari dalam kejayaan PBNU. Sebelumnya, PBNU menghebohkan publik dengan desakan untuk Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, mengundurkan diri. Rapat Harian Syuriah PBNU pada 20 November 2025 menyatakan bahwa Yahya Cholil harus mundur dalam waktu 3 x 24 jam atau akan dipecat secara otomatis jika tidak mematuhi keputusan rapat.
Kritik Islah Bahrawi Terhadap Sebagian Anggota PBNU
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





