Sebuah kejadian menghebohkan terjadi di kawasan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, ketika seorang pengendara sepeda motor menjadi korban penyerangan oleh komplotan yang mengaku sebagai penagih utang. Peristiwa ini berlangsung pada Selasa pagi dan korban yang belum diketahui identitasnya tersebut sedang dalam perjalanan menuju Tangerang saat menjadi sasaran aksi kriminal di depan pabrik kaleng. Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki informasi tersebut meskipun hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi terkait insiden tersebut.
Menyikapi kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya aksi premanisme di kawasan Daan Mogot yang berkedok “mata elang” (matel), pihak kepolisian akan memperketat pengawasan dengan meningkatkan patroli di sepanjang jalan tersebut. Video yang diunggah di media sosial menunjukkan kondisi korban yang terkena aksi penyerangan tersebut. Korban, yang merupakan petugas sekuriti di Bank BSI Cisoka, Tangerang, harus merelakan sepeda motornya dan segala barang berharganya dirampas oleh para pelaku.
Dalam video tersebut, korban menceritakan bagaimana ia dikeroyok oleh empat orang pelaku yang menyamar sebagai matel dan menuduhnya menunggak cicilan kendaraan. Para pelaku melakukan intimidasi, kekerasan fisik, dan bahkan mendorong korban ke sungai yang berada di sekitar Jalan Daan Mogot. Korban menyatakan bahwa sepeda motor dan barang-barang berharganya dibawa kabur oleh komplotan tersebut, termasuk dompet, telepon genggam, dan dokumen penting lainnya. Kejadian ini menjadi perhatian serius dan pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.












