Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo telah mengkritik institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara terbuka dalam sebuah kuliah umum di Universitas Sangga Buana YPKP Bandung. Dalam acara bertajuk “Menuju Indonesia 2045: Anak Muda, Demokrasi dan Pertahanan Bangsa”, Gatot menyampaikan kegelisahannya terhadap langkah-langkah dan pernyataan yang dinilainya bermasalah. Ia khususnya menyoroti pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dianggapnya sarat dengan muatan politis dan berpotensi memicu kegaduhan serta melenceng dari prinsip netralitas aparat penegak hukum. Gatot juga mengkritik gaya komunikasi Kapolri yang dinilainya mirip “bahasa konflik” dan tidak pantas disampaikan oleh aparat penegak hukum karena dapat menimbulkan kesan intimidatif. Selain itu, Gatot menyentuh kebijakan internal Polri yang dianggap kontroversial seperti pembentukan tim reformasi tandingan dan penerbitan Peraturan Kepolisian Nomor 10 yang mempersempit ruang untuk koreksi dan pengawasan terhadap Polri. Dalam orasinya, Gatot juga mempertanyakan sasaran dari sikap-sikap institusi tersebut dan menafsirkan bahwa hal tersebut bisa menjadi pengujian terhadap kewenangan Presiden, padahal konstitusi dengan jelas menempatkan Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi.
Pernyataan Kapolri Soroti Ancaman Netralitas Mantan Panglima TNI
Read Also
Recommendation for You
Tersangka Rizal Fadillah Sebut Nama Juri Ardiantoro dalam Kasus Ijazah Jokowi Pemerhati Politik dan Kebangsaan,…
Ganjar dan Risma Turun ke NTT Bantu Korban Gempa Pegiat media sosial Chusnul Chotimah membuat…
Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81, momen langka terjadi ketika Presiden…
Anthony Budiawan: Partai Politik Dinilai Telah Membajak Negara dan Menanggung Ongkosnya Menurut Managing Director Political…
Dinamika Politik Keluarga Jokowi: Sorotan Chusnul Chotimah Pasca Sidang MPR Dalam sebuah pernyataan yang menuai…
Mohamad Guntur Romli Soroti Pernyataan Presiden Prabowo Subianto Kontroversi seputar klaim Presiden Prabowo Subianto mengenai…
