Kunjungan Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Rocky Gerung, seorang akademisi, datang ke Polda Metro Jaya untuk memberikan penyataan sebagai ahli yang dapat meringankan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Menurut Rocky, penting untuk memahami bahwa mencurigai merupakan bagian penting dari pengetahuan dan investigasi. Dia juga mengungkapkan bahwa penyidik akan fokus pada penelitian terkait dugaan ijazah palsu Jokowi.

Rocky menyatakan bahwa semua riset membutuhkan waktu, termasuk riset dokumen ijazah yang sedang dilakukan. Dia menegaskan bahwa proses riset harus diberikan waktu yang cukup untuk menghasilkan data yang akurat. Sementara itu, Roy Suryo hanya berkomentar singkat “No Rocky, No Party,” sedangkan Tifauzia Tyassuma menyatakan bahwa yang lebih penting saat ini adalah kesehatan Jokowi.

Sebelumnya, Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma telah menghadirkan sejumlah saksi dan ahli yang meringankan terkait laporan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Beberapa ahli yang dihadirkan termasuk Prof. Tono Saksono, Profesor Zainal Muttaqin, dan Profesor Henri Subiakto, yang membawa bukti bahwa semua informasi yang dipresentasikan telah terbukti.

Meskipun beberapa ahli tidak dapat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada saat itu, seperti Rocky Gerung, mereka tetap dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di kemudian hari. Polisi sendiri menegaskan bahwa tidak akan ada tebang pilih dalam penanganan kasus ijazah palsu Jokowi.

Source link