Dino Patti Djalal, seorang diplomat senior dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dino menekankan pentingnya Indonesia tetap independen dan berdaulat dalam forum internasional tersebut, daripada hanya menjadi pengikut agenda sepihak. Melalui akun media sosialnya, Dino menyampaikan ketidakpuasan terhadap penjelasan Menteri Luar Negeri, Sugiono, terkait Dewan Perdamaian yang dianggapnya masih abstrak dan tidak memberikan gambaran yang jelas. Dino juga menunjukkan kekhawatirannya terhadap potensi dominasi Trump dalam Dewan Perdamaian, mempertanyakan bagaimana anggota dewan dapat menunjukkan independensi dan tidak hanya menjadi ‘anak buah’ Trump yang terkenal dengan keputusan kontroversial. Itulah beberapa pertanyaan yang diajukan Dino kepada Menlu Sugiono melalui platform media sosial.
Dino Patti Djalal Kritik Masuknya Indonesia di Board of Peace: Waspada Anak Buah Trump
Read Also
Recommendation for You

Unggahan yang dibagikan oleh Muhammad Said Didu di platform media sosial telah menarik perhatian publik…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 untuk memberikan kepastian…

Presiden Prabowo Subianto menciptakan kegemparan di kalangan para pengamat ekonomi dengan pernyataannya yang menargetkan pengamat…

Pemerintah telah menganggarkan Rp55 triliun untuk pembayaran THR kepada 10,5 juta aparatur negara, termasuk Presiden…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…







