Polisi mengungkapkan alasan di balik serangkaian teror bom di 10 sekolah di Depok, Jawa Barat, yang dilakukan oleh tersangka H (23). Motif utamanya adalah rasa kecewa yang dirasakan tersangka terhadap Kamila Hamdi, yang diketahui sebagai penerima email yang menjadi pusat perhatiannya. Perwira Kepolisian, Kompol Made Oka, menjelaskan bahwa Kamila pernah bersama dengan tersangka pada tahun 2022, tetapi hubungan mereka kini telah berakhir. Tersangka H juga telah melakukan ancaman dan teror tidak hanya kepada Kamila, tetapi juga ke kampus dan membuat pesanan palsu yang merugikan pihak penerima. Menurut Made Oka, peneroran yang dilakukan oleh tersangka bertujuan untuk menarik perhatian Kamila setelah kekecewaan atas penolakan lamaran yang diajukan. Tindakan teror yang dilakukan tersangka terhadap 10 sekolah di wilayah Polres Metro Depok tampak menjadi bentuk usahanya untuk mendapatkan perhatian. Selain itu, tersangka H juga menggunakan email dan akun media sosial palsu dengan nama Kamila untuk merugikan korban. Kepolisian pun telah menetapkan tersangka H dalam kasus ancaman bom tersebut setelah melakukan penyelidikan dan kumpulan alat bukti yang cukup kuat. Menurut Made Oka, ponsel yang digunakan oleh tersangka untuk melakukan teror juga berhasil dikumpulkan oleh pihak berwenang.
Motif Tersangka Teror Bom di Depok: Kekecewaan Menjadi Pemicu
Read Also
Recommendation for You

Petugas Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap…

Polres Metro Jakarta Selatan menunda pemeriksaan dr. Amira Farahnaz, yang dikenal sebagai dr. Samira atau…

Patroli gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Patroli Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil…

Polres Metro Jakarta Timur sedang memantau aktivitas dan pengelompokan akun media sosial yang diduga terlibat…








