Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam dan dampaknya terhadap masa depan masyarakat. Menurutnya, kebijakan yang diambil oleh negara cenderung tidak memihak pada generasi muda dan menimbulkan penurunan kepercayaan publik. Virdian merasa bahwa generasi muda akan mewarisi dampak dari kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini, sementara para pemangku kepentingan ekstraktif tidak akan merasakan dampak tersebut. Dia pun mengajak generasi muda untuk tidak diam dan mengecam situasi yang dianggapnya penuh ketidakadilan. Virdian juga mengkritik kebijakan donasi negara yang dinilai membingungkan dan tidak konsisten. Menurutnya, negara seharusnya fokus pada solusi yang lebih efektif daripada mengikuti tren tanpa arah yang nyata.
Presiden Virdian Aurellio: Lahan 7 Kali Singapura, Kontroversi Sawit
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…
Warga Desa Pinang, Kecamatan Enrekang, menunjukkan penolakan mereka terhadap rencana penambangan emas dengan memasang spanduk…






