Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu, mengkritik Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terkait ide penjualan minyak jelantah dalam program makan bergizi gratis (MBG). Didu menyoroti gagasan Dadan yang menyarankan untuk menjual minyak jelantah dengan harga tinggi untuk digunakan sebagai bioavtur untuk pesawat terbang. Kritik tersebut disampaikan melalui cuitan di media sosial pribadinya, di mana Didu menilai ide tersebut aneh. Sementara itu, Didu juga menilai Dadan gagal dalam menjalankan tugas utamanya, serta terlalu banyak memiliki ide-ide yang kontroversial. Komentar Didu ini menuai perhatian publik terkait kebijakan BGN yang menjadi diskusi hangat di media.
Bos BGN Kritik Tajam Jual Minyak Jelantah: Apa Kata SEO?
Read Also
Recommendation for You

Unggahan yang dibagikan oleh Muhammad Said Didu di platform media sosial telah menarik perhatian publik…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 untuk memberikan kepastian…

Presiden Prabowo Subianto menciptakan kegemparan di kalangan para pengamat ekonomi dengan pernyataannya yang menargetkan pengamat…

Pemerintah telah menganggarkan Rp55 triliun untuk pembayaran THR kepada 10,5 juta aparatur negara, termasuk Presiden…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…







