Pengamat kebijakan publik, Gigin Praginanto, mengungkapkan keprihatinannya terhadap keputusan pembatalan mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo sebagai stafsus KASAD. Gigin Praginanto menyoroti permasalahan ini melalui cuitan di akun media sosial pribadinya, menyebut bahwa istilah “no viral no justice” sekarang berlaku di TNI. Dia juga menyinggung Geng Solo sebagai dalang utama yang sulit menerima kekalahan mereka. Gigin Praginanto menyatakan bahwa kejadian selanjutnya akan menjadi menarik untuk diikuti, dengan keyakinan bahwa drama politik di TNI akan semakin memanas. Sebelumnya, Letjen Kunto Arief Wibowo telah diangkat menjadi Pangkogabwilhan I sebagai bagian dari mutasi pada bulan Desember 2024. Namun, keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk mencopotnya dibatalkan, mengundang kontroversi di kalangan netizen. Surat resmi yang dikeluarkan oleh Panglima TNI belum ditandatangani oleh Jenderal Agus Subiyanto, meninggalkan situasi ini dalam ketidakpastian.
Soroti Batalnya Mutasi Letjen Kunto Arief: Geng Solo Tetap Kuat
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





