Ribuan masyarakat, termasuk warga disabilitas, memadati Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada pagi Senin untuk menghadiri open house perdana Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Sejak pagi, setelah menunaikan salat Id, warga yang mayoritas mengenakan kemeja batik telah berkumpul di depan pintu masuk Sekretariat Negara dengan penuh antusiasme untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo. Sebelum memasuki kawasan Istana, seluruh tamu harus melewati pemeriksaan keamanan yang ketat. Setelah lolos pemeriksaan, setiap pengunjung diberikan kartu tanda masuk dengan warna biru, hijau, kuning, dan ungu, serta snack dan minuman. Para tamu kemudian diarahkan menuju tenda tunggu yang telah disediakan untuk menunggu giliran bertemu Presiden sesuai dengan warna kartu masuk mereka. Pihak Istana juga telah menyiapkan jalur khusus bagi warga disabilitas agar mereka dapat masuk dengan lebih mudah. Meskipun kapasitas aslinya untuk masyarakat dalam acara ini sekitar 1.000 orang, antusiasme yang melampaui jumlah tersebut membuat seluruh tamu masih menunggu di tenda sebelum dipanggil untuk bersalaman dengan Presiden Prabowo. Acara open house ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pejabat negara, tokoh nasional, serta ketua umum partai politik.
Open House Perdana Presiden Prabowo di Istana Merdeka
Read Also
Recommendation for You

Kementerian Ketenagakerjaan akan menyesuaikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional dengan kenaikan Upah Minimum Tahun…

Wacana pemekaran Luwu Raya menjadi provinsi terus menjadi sorotan di ruang publik. Menurut Prof Armin…

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti merespons tajam terhadap pernyataan anggota DPR terkait penilaian…

Kubu Roy Suryo secara resmi mengajukan Bonatua Silalahi sebagai ahli untuk mengkaji kasus ijazah mantan…

Polemik seputar ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi terus menjadi topik hangat yang banyak dibicarakan. Hal…







