Rocky Gerung kini berada dalam satu lembaga dengan Muhammad Qodari setelah Presiden mengambil keputusan yang menempatkan keduanya di Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Perubahan posisi tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya Rocky pernah melontarkan kritik terhadap Qodari dengan menggunakan diksi “bodoh”.
Berada dalam lembaga yang sama
Kehadiran Rocky dan Qodari di Wantimpres mempertemukan dua nama yang sebelumnya pernah berada dalam posisi berbeda dalam ruang diskusi publik. Rocky dikenal pernah menyampaikan penilaian keras terhadap Qodari. Kini, keduanya tercatat berada di lembaga yang sama sebagai bagian dari Wantimpres.
Informasi mengenai penempatan tersebut disampaikan dalam konteks keputusan Presiden. Namun, keterangan yang tersedia tidak merinci waktu pengangkatan, bentuk keputusan, maupun pembagian tugas Rocky dan Qodari di dalam lembaga tersebut.
Wantimpres merupakan lembaga yang kini menjadi tempat Rocky Gerung dan Muhammad Qodari berada secara bersamaan. Fakta itu membuat pernyataan Rocky pada masa lalu kembali disorot, terutama karena kritik tersebut menggunakan kata “bodoh” untuk menyebut Qodari.
Kontras dengan pernyataan sebelumnya
Perubahan situasi ini memperlihatkan kontras antara hubungan keduanya dalam catatan pernyataan publik dan posisi mereka saat ini. Jika sebelumnya Rocky menyampaikan kritik dengan nada keras, kini ia dan Qodari menjalankan peran dalam institusi yang sama.
Meski demikian, informasi yang tersedia tidak menjelaskan apakah Rocky dan Qodari telah memberikan tanggapan terbaru mengenai kebersamaan mereka di Wantimpres. Tidak terdapat pula keterangan mengenai sikap masing-masing terhadap pernyataan lama tersebut.
Karena itu, perkembangan yang dapat dipastikan sejauh ini adalah penempatan Rocky Gerung dan Muhammad Qodari dalam satu lembaga, yakni Wantimpres, setelah keputusan Presiden. Sorotan terhadap keduanya muncul karena adanya perbedaan yang jelas antara kritik Rocky di masa lalu dan posisi mereka sekarang.


