Pernyataan Akbar Faizal yang ditujukan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memicu respons dari Dede Budhyarto. Akbar disebut meminta Gibran “sesekali menjadi” sesuatu, tetapi bagian pernyataan yang tersedia tidak memuat kelanjutan kalimat tersebut secara lengkap.
Respons Dede Budhyarto disampaikan dengan nada keras. Ia meminta Akbar Faizal tidak bersikap seolah-olah memiliki kewenangan untuk mengatur Gibran. “Jangan sok mengatur,” kata Dede, sebagaimana tercantum dalam informasi yang tersedia.
Dede juga menyebut Akbar hanya sebagai “podcaster omon-omon”. Pernyataan itu menjadi bagian utama dari tanggapannya terhadap ucapan Akbar mengenai Gibran.
Pernyataan Akbar tentang Gibran
Informasi yang tersedia belum menjelaskan secara utuh kapan dan dalam forum apa Akbar Faizal menyampaikan pernyataannya. Tidak terdapat pula keterangan mengenai konteks pembicaraan, isu yang sedang dibahas, maupun alasan Akbar meminta Gibran “sesekali menjadi” sesuatu.
Karena kutipan Akbar yang tersedia terpotong, maksud lengkap dari pernyataan tersebut tidak dapat dipastikan. Yang terlihat dari informasi itu adalah adanya komentar Akbar terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, lalu komentar tersebut ditanggapi oleh Dede Budhyarto.
Potongan informasi yang ada juga tidak menjelaskan apakah respons Dede disampaikan melalui media sosial, podcast, atau forum lain. Tidak disebutkan pula waktu penyampaian tanggapan tersebut secara rinci.
Respons Dede Budhyarto
Dede menyoroti posisi Akbar dalam menyampaikan kritik atau arahan kepada Gibran. Melalui kalimat “jangan sok mengatur”, ia menolak cara Akbar menyampaikan pernyataannya. Sebutan “podcaster omon-omon” menjadi penegasan tambahan dalam respons Dede terhadap Akbar.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai tanggapan Akbar setelah pernyataan Dede Budhyarto tersebut. Rangkaian informasi yang tersedia hanya memuat pernyataan Akbar kepada Gibran dan balasan Dede yang mempertanyakan sikap Akbar.


