Teror penyiraman air keras terhadap aktivis di Indonesia semakin memprihatinkan. Setelah kasus yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini muncul kasus serupa yang menimpa seorang aktivis lingkungan dari Bangka Selatan, Muhammad Rosidi. Hal ini membuat Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, angkat bicara dan mendesak Kapolda Bangka Belitung untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Peristiwa terjadi pada 17 Februari 2026 di wilayah Toboali dan menyebabkan luka bakar serius pada korban. Sahroni menegaskan bahwa serangan ini adalah bentuk teror terstruktur yang tidak hanya mengancam para aktivis, tetapi juga masyarakat secara umum. Dia mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut fakta-fakta di balik kejadian tersebut secara transparan dan membeberkannya kepada publik. Menurut Sahroni, pola kekerasan terhadap pihak yang bersuara kritis seperti ini menunjukkan situasi yang memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat sipil.
Teror Penyiraman Air Keras: Aktivis Ahmad Sahroni Harus Diungkap
Read Also
Recommendation for You
Kader PSI Tanggapi Sayembara Ijazah Gibran: Hiburan Bagi yang Kalah Polemik terkait sayembara ijazah Gibran…
Tersangka Rizal Fadillah Sebut Nama Juri Ardiantoro dalam Kasus Ijazah Jokowi Pemerhati Politik dan Kebangsaan,…
Ganjar dan Risma Turun ke NTT Bantu Korban Gempa Pegiat media sosial Chusnul Chotimah membuat…
Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81, momen langka terjadi ketika Presiden…
Anthony Budiawan: Partai Politik Dinilai Telah Membajak Negara dan Menanggung Ongkosnya Menurut Managing Director Political…
Dinamika Politik Keluarga Jokowi: Sorotan Chusnul Chotimah Pasca Sidang MPR Dalam sebuah pernyataan yang menuai…
