Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meminta masyarakat untuk mematikan kompor setelah masakan matang, memicu berbagai tanggapan di media sosial. Meskipun banyak netizen menertawakannya, Dede Budhyarto, mantan Komisaris PT Pelni, menegaskan bahwa imbauan tersebut memiliki makna penting terkait efisiensi energi nasional. Menurut Dede, kebiasaan sederhana di rumah tangga dapat berdampak besar pada konsumsi energi negara. Ia menyoroti konsumsi LPG di Indonesia yang terus meningkat setiap tahun, terutama dari rumah tangga yang masih bergantung pada subsidi pemerintah. Dede menekankan bahwa kebocoran energi kecil di dapur berpotensi memberikan beban tambahan pada anggaran negara. Sebuah reminder untuk tidak meremehkan hal-hal kecil yang sebenarnya memiliki dampak besar dalam jangka panjang.
Dede Budhyarto Bela Bahlil Soal Mematikan Kompor: Pengaruh Hal Kecil
Read Also
Recommendation for You
Kenaikan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini menjadi perhatian utama, dengan lonjakan…
Calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan menerima gaji ke-13 pada tahun 2026. Kabar baik ini…

Kabar terbaru mengenai kenaikan dan pembayaran rapel gaji bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk…

Gelombang penipuan digital yang mengincar masyarakat yang tertarik untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali…

Pensiunan PNS, TNI-Polri, dan aparat negara berhak menerima 3 gaji ke-13 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor…





