Aktivis Papua dan pendiri yayasan Kitong Bisa, Billy Mambrasar, menegaskan bahwa anggaran pendidikan untuk tahun 2026 justru mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah bukan dipotong untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Billy menegaskan bahwa alokasi 20% dari APBN untuk pendidikan, yang diamanatkan oleh Undang-Undang 1945, tetap terpenuhi oleh pemerintah Presiden Prabowo. Anggaran pendidikan tahun 2026 mencapai Rp769 triliun, lebih tinggi dari tahun sebelumnya sementara program MBG di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) memiliki tambahan anggaran sebesar Rp230 triliun yang sebagian dialihkan untuk pembangunan dan beasiswa. Peran pemerintah daerah dalam mengelola anggaran pendidikan, terutama terkait gaji guru honorer, juga disoroti oleh Billy. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa anggaran daerah didasarkan pada perencanaan APBD dan RPJMD, sehingga jika tidak ada dana untuk guru honorer, itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk mengalokasikannya. Billy juga mencontohkan kasus di sebuah kabupaten di Papua di mana guru honorer dihapus beberapa tahun lalu dan menegaskan pentingnya bertanya kepada pemerintah daerah terlebih dahulu sebelum menyalahkan pemerintah pusat.
Billy Mambrasar: Anggaran Pendidikan 2026 Tertinggi, Bukan Dipotong untuk MBG
Read Also
Recommendation for You

Unggahan yang dibagikan oleh Muhammad Said Didu di platform media sosial telah menarik perhatian publik…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 untuk memberikan kepastian…

Presiden Prabowo Subianto menciptakan kegemparan di kalangan para pengamat ekonomi dengan pernyataannya yang menargetkan pengamat…

Pemerintah telah menganggarkan Rp55 triliun untuk pembayaran THR kepada 10,5 juta aparatur negara, termasuk Presiden…

Penetapan awal bulan Syawal 1447 H tahun ini mengacu pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih…







