Polisi Makasar Jaktim amankan 16 anak usai tawuran maut

Polisi telah mengamankan 16 anak yang diduga terlibat dalam tawuran yang menyebabkan kematian seorang remaja di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur (Jaktim). Wakasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sri Yatmini, menyatakan bahwa seluruh anak yang terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kejadian tawuran tersebut terjadi pada Selasa (10/2) dan telah menjadi fokus penanganan aparat keamanan. Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis. Penyidikan kasus ini terus dilakukan untuk mendapatkan bukti yang cukup guna menetapkan pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

Polisi melakukan pemetaan lokasi, pengumpulan keterangan saksi, dan identifikasi terhadap para remaja yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Setelah diamankan, anak-anak tersebut dilakukan pendataan dan pemeriksaan sebelum sebagian di antaranya dipulangkan kepada orang tua dengan pengawasan ketat. Proses hukum dari tahap penyelidikan ke penyidikan telah ditingkatkan, dimana empat orang telah diidentifikasi sebagai terduga pelaku utama namun jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring dengan perkembangan kasus ini. Upaya pencegahan balasan antarkelompok remaja telah dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan.

Kepolisian juga mengimbau orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di luar rumah, guna mencegah keterlibatan dalam kegiatan tawuran dan kekerasan jalanan. Sementara itu, dalam rangka mendukung Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya dan mencegah tawuran menjelang Ramadhan 2026, Polres Metro Jakarta Timur mendirikan 27 posko terpadu yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI/Polri, dan masyarakat setempat. Posko ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta beroperasi pada jam rawan gangguan keamanan. Langkah-langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman bagi masyarakat.

Source link