Pelaku penyiraman tidak gunakan air keras: Polisi mengonfirmasi

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan bahwa cairan yang digunakan oleh tiga pelajar pelaku penyiraman di Cempaka Putih Barat bukanlah air keras, melainkan cairan kimia berbahaya. Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polres Metro Jakpus, Kompol Rita Oktavia, menjelaskan bahwa ketiga pelajar tersebut sudah diamankan dan saat ini tengah dalam proses pemeriksaan intensif. Ketiga pelajar yang menjadi pelaku tersebut masing-masing memiliki inisial A, D, dan F.

Menurut Rita, pelaku dan korban tidak saling mengenal, dan pelaku mengakui melakukan penyiraman cairan kimia secara acak. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat ketiga pelaku bersepeda motor menyiapkan cairan sebelum menyiram korban yang juga bersepeda motor bersama dua temannya. Setelah aksi penyiraman, para pelaku melarikan diri dari lokasi sementara korban terlihat merasakan kesakitan di mata.

Pihak berwenang sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga pelajar tersebut. Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik tindakan tersebut. Tindakan keras diharapkan dapat diambil terhadap pelaku agar dapat memberikan efek jera serta memastikan keamanan masyarakat. Semua pihak diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi tindakan kekerasan serta pelanggaran lainnya.

Source link