Dengan peluncuran model mobil baru, pabrikan selalu menampilkan versi terbaiknya dalam foto pers resmi. Namun, jarang sekali versi dasar ditampilkan dalam foto-foto tersebut. Sebagai penggemar model entry-level, saya penasaran dengan penampilan S-Class baru tanpa tambahan opsi apa pun. Mercedes segera menghidupkan konfigurator Jerman dan terbukti, ada versi S-Class tanpa tambahan apapun.
Versi entry-level S-Class ini tidak akan dijual di Amerika Serikat karena alasan tertentu. Pasar AS hanya menjual versi long-wheelbase dan tidak menawarkan mesin diesel. Di Jerman, model dasarnya adalah S350d dengan jarak sumbu roda lebih pendek dan interior tampil tanpa kulit. Hal ini mengejutkan, karena ini pertama kalinya S-Class bisa dipesan tanpa jok kulit.
Material jok pada S-Class ini terbuat dari leatherette, linen, polyester daur ulang, dan panel pintu dilapisi dengan kulit sintetis dengan pola jahitan diamond. Bagi yang ingin material asli, opsi kulit asli warna hitam juga tersedia tanpa biaya tambahan. Meski tanpa tambahan opsi, model ini tetap memiliki harga yang tinggi, mulai dari €109.220 di Jerman.
Meski terlihat “worth it”, perbandingan harga di Eropa dan AS tidak setara karena harga di Eropa sudah termasuk PPN sebesar 19 persen. S-Class entry-level dilengkapi dengan pelek 18 inci, warna abu-abu, dan layar penumpang sebagai fitur standar. Mercedes juga melakukan beberapa pembaruan kecil pada setirnya, menggantikan sebagian kontrol sentuh dengan roller fisik.
Kesimpulan Motor1: Memperhatikan bahwa Mercedes berani menghadirkan interior bebas produk hewani pada sedan flagship-nya adalah langkah yang menyegarkan. Selain itu, tidak ada biaya tambahan untuk opsi kulit, dan material alternatif dianggap sebagai pilihan yang valid, bukan hanya kompromi untuk menekan biaya.












