Berita terbaru seputar kriminalitas di Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (24/12) mencakup tindakan tegas Pertamina terhadap agen pengoplos gas ilegal dan penyelidikan oleh polisi terhadap pelaku pengancaman bom terhadap 10 sekolah di Depok. Pertamina mengumumkan langkah keras mereka terhadap agen yang menjalankan praktik ilegal terkait tabung gas elpiji, dengan ancaman sanksi hingga pemecatan. Sementara itu, polisi masih menyelidiki pengirim ancaman bom melalui surat elektronik ke sekolah-sekolah di Depok, yang menggunakan nama Kamila Hamdi dengan alamat email [email protected].
Tak hanya itu, Polres Metro Jakarta Pusat juga mengerahkan satuan polisi wanita (Polwan) untuk berpatroli di ruang publik strategis guna menjaga keamanan serta memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat. Sementara Polda Metro Jaya memastikan keamanan Natal dengan mengerahkan personel Tim Penjinak Bom (Jibom) dan anjing pelacak K9 untuk melakukan sterilisasi gereja dan objek vital lainnya demi kelancaran ibadah Natal.
Di sisi lain, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan dr. Samira atau dokter detektif (doktif) sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan dan dr. Samira ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Desember 2025. Dengan berbagai kasus kriminalitas yang terjadi, kerja sama antara pihak berwenang dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar Jakarta.












