Berita  

Potensi Bencana Tinggi, Siklon Tropis Terbaru Melemah di Sumatera, Aceh, Riau

Beberapa hari terakhir, sejumlah provinsi di Indonesia dilanda bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor. Dampaknya tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menelan korban jiwa. Bencana ini dipicu oleh Siklon Tropis Anyar yang muncul di Selat Malaka. Meskipun siklon tersebut telah melemah, ancaman bencana longsor dan banjir bandang masih tetap tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait cuaca ekstrem di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau. Meskipun Siklon Tropis Anyar telah melemah, namun kondisi siaga bencana hidrometeorologi masih diperlukan karena potensi hujan ekstrem dan angin kencang masih tinggi dalam rentang waktu 24 hingga 72 jam ke depan.

Forecaster BMKG, Agie Wandala Putra, menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa yang menjadi korban cuaca ekstrem di berbagai daerah. Fenomena Siklon Tropis Anyar, yang semula dikenal sebagai bibit siklon tropis 95B, dianggap langka karena tumbuh begitu dekat dengan wilayah Indonesia.

Menurut Agie, siklon tersebut membuktikan bahwa perubahan iklim dan pemanasan global memiliki dampak nyata. Meskipun siklon telah melewati fase badai tropis, sirkulasinya masih aktif dan bergerak ke arah timur. Kecepatan angin masih mencapai 56 km/jam, yang berpotensi memicu terbentuknya awan hujan intens di wilayah barat Indonesia.

Source link