Pengusulan nama Presiden ke-2 sebagai calon pahlawan nasional terus menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini mengeluarkan fatwa bahwa semua mantan Presiden layak menjadi pahlawan nasional. Dandhy Laksono, sutradara film Dirty Vote, menanggapi hal ini dengan menyebut bahwa jika demikian, maka Jokowi hingga Gibran juga memiliki peluang menjadi pahlawan nasional. Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa semua mantan presiden Indonesia pantas mendapatkan gelar pahlawan nasional karena kontribusi penting mereka bagi negara. Inisiatif Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang mengajukan 40 nama tokoh sebagai calon penerima gelar pahlawan nasional juga mendapat respons positif dari Niam, sebagai bentuk penghormatan negara terhadap jasa para tokoh dari berbagai latar belakang. Menurut Niam, menghargai para pahlawan adalah langkah penting bagi sebuah bangsa yang besar.
MUI Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Pandangan Dandhy Laksono
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah Indonesia saat ini menghadapi tekanan besar terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat…

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan dan ditutup melemah 20…

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal, mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto untuk…

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan mengapa Presiden Prabowo Subianto tidak banyak…

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengadakan pertemuan strategis yang berlangsung selama tiga setengah jam di…







