Seorang pegiat media sosial, Nicho Silalahi, mengungkapkan aksi long march puluhan warga Kampung Periuk, Cilegon, yang menuju Jakarta. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk jeritan dari rakyat kecil yang tengah mencari perlindungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut Nicho, mayoritas warga yang terlibat adalah dari kalangan masyarakat miskin yang bergantung pada pekerjaan serabutan untuk bertahan hidup. Mereka berjuang agar tidak tergusur dari lahan tempat tinggal mereka di kawasan bekas kuburan China yang kini terancam oleh rencana pembangunan hotel di kota Cilegon. Nicho juga mengungkapkan bahwa sudah ada ratusan rumah yang diratakan dengan tanah oleh sekelompok orang yang disebutnya preman yang berkedok LSM. Aksi ini mencerminkan keresahan warga yang ingin hidup damai tanpa terusir dari tempat tinggal mereka, di tengah ancaman pengosongan lahan eks kuburan China. Seluruh langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perjuangan mereka yang hanyalah pemulung, buruh harian lepas, pedagang kaki lima, dan kaum miskin perkotaan, tidak menjadi korban dari perubahan lahan yang merugikan mereka.
Nicho Silalahi: Kenapa Rakyat Miskin Terus Terusir di Negeri Merdeka?
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





