Dokter Tifa, seorang ahli epidemiologi, lagi-lagi memberikan peringatan kepada mantan Presiden Jokowi terkait penyakitnya. Belakangan ini, kulit ayah dari Wapres Gibran terlihat melepuh, mengubah penampilannya. Dokter Tifa menegaskan bahwa penyakit yang dialami presiden ke-7 tersebut bukan penyakit ringan atau kudisan biasa. Ia menyampaikan keprihatinannya karena penyakit autoimun bisa merusak seluruh sistem tubuh, bukan hanya kulit luar.
Dokter Tifa juga heran dengan sikap Jokowi yang disebutnya masih suka berbohong, meskipun kondisinya sedang sakit parah. Ia mengingatkan agar segera memperbaiki diri daripada menyesal di masa depan. Menurut Spiritual Neuroscientist, penyakit Jokowi telah terjadi sejak April 2025 dan sampai September 2025 belum menunjukkan kemajuan signifikan. Dokter Tifa juga mengungkapkan keheranannya karena belum ada informasi mengenai perawatan serius yang diterima Jokowi dari Dokter Kepresidenan.
