Insiden tragis yang terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, saat salat Ashar telah menarik perhatian masyarakat dan pemerintah. Kejadian ini mengakibatkan beberapa santri tewas dan menyisakan kesedihan serta trauma. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, turun langsung untuk memantau kondisi pesantren setelah kejadian tersebut. Dia berkomitmen untuk menyusun regulasi yang lebih ketat terkait pembangunan fisik pondok pesantren dan madrasah guna mencegah hal serupa terjadi di masa depan.
Nasaruddin Umar berharap insiden ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama di lingkungan pondok pesantren. Dia juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam pembangunan fisik. Ke depan, pemerintah akan menciptakan kondisi agar pembangunan pondok pesantren memenuhi standar dan peraturan yang telah ditentukan. Kejadian ini menjadi momentum untuk mengambil pelajaran dan mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.
Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin Umar akan memberlakukan ketentuan khusus dalam pembangunan pondok pesantren, madrasah, dan proyek pembangunan lainnya. Penting untuk mengikuti standar yang telah ditetapkan pemerintah untuk memastikan keamanan dan kualitas bangunan. Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja sama dan mentaati peraturan demi mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.












