Berita  

Kisruh Ijazah Gibran: Jokowi Lebih Rakus dari Ken Arok?

Nazlira Alhabsy, seorang pengacara dan pegiat media sosial, memberikan komentar terkait kontroversi ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka yang sedang ramai dibicarakan oleh publik. Dengan sindiran tajamnya, Nazlira membandingkan mantan Presiden Jokowi dengan sosok Ken Arok dan Fir’aun. Menurut Nazlira, cara Jokowi menangani polemik ijazah Gibran membuatnya terlihat seolah-olah memiliki Indonesia lebih dari Ken Arok memiliki Kerajaan Singasari atau Fir’aun dengan Mesirnya.

Nazlira bahkan menyindir bahwa segala sesuatu bisa dilegalkan demi kepentingan sang anak. Dia mencatat bahwa tidak hanya sertifikat bimbel, tapi bahkan daun pisang di tangan Gibran bisa diubah Jokowi menjadi ijazah sarjana. Nazlira juga menyebutkan bahwa hal ini bisa terjadi karena Jokowi memberikan instruksi kepada Mendikbud untuk menyamakan syarat-syarat tertentu dengan gelar strata-1.

Lebih lanjut, Nazlira mengomentari kisah Ken Arok yang sering digambarkan sebagai simbol ambisi, pengkhianatan, dan perjalanan dari rakyat jelata menjadi raja meskipun penuh dengan kontroversi moral. Namun, menurut Nazlira, Jokowi telah melampaui tingkat amorality dari Ken Arok. Dia menyoroti fakta bahwa Ken Arok hanya berkuasa selama lima tahun, sementara Jokowi telah berkuasa selama sepuluh tahun dan masih menunjukkan kerakusan serta ambisi untuk membangun dinasti politik.

Nazlira menegaskan bahwa ambisi tersebut terlihat jelas dalam upaya Jokowi untuk memastikan Gibran bisa mengambil alih kekuasaan yang sebelumnya dipegang olehnya. Menurut Nazlira, seandainya Ken Arok dan Fir’aun masih hidup, keduanya pun pasti terkejut dengan ambisi politik yang ditunjukkan oleh Jokowi.

Source link