Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, membagikan cerita terkait reformasi ABRI melalui salah satu cuitan di akun media sosial pribadinya. Dia mengungkapkan keterlibatannya dalam perjuangan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan reformasi ABRI sejak awal 1990an. Suatu hari, saat tenggelam dalam pikirannya, Saidiman Ahmad didekati oleh seorang bapak yang menyoroti pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Kementerian ini dipandang problematic menurut orang tersebut, karena dianggap hanya melayani satu agama saja. Dia merasa heran karena semua orang membayar pajak, namun ada kementerian yang sektarian. Komentar-komentar Saidiman Ahmad dalam cuitannya mengenai hal ini menimbulkan keraguan terkait keberadaan Kementerian Haji dan Umrah yang hanya melayani satu agama saja.
Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah: Analisis dari Saidiman Ahmad
Read Also
Recommendation for You

Polemik seputar buku yang menyinggung Presiden ke-7, Jokowi, mendadak menjadi perbincangan hangat. Hal ini dipicu…

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah saat ini dianggap sebagai langkah penting dalam…

Unggahan yang dibagikan oleh Muhammad Said Didu di platform media sosial telah menarik perhatian publik…

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 untuk memberikan kepastian…

Presiden Prabowo Subianto menciptakan kegemparan di kalangan para pengamat ekonomi dengan pernyataannya yang menargetkan pengamat…







