Said Didu, mantan Sekertaris BUMN, mengeluarkan sindiran terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait sebutan “Radja” yang melekat padanya saat menjadi Bupati Purwakarta. Klarifikasi yang diberikan oleh Dedi Mulyadi disoroti oleh Said Didu melalui cuitan di media sosial pribadinya. Gubernur Jawa Barat menjelaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar dan bahwa tidak pernah ada budaya penyebutan seperti itu selama menjabat sebagai Bupati Purwakarta maupun Gubernur Jawa Barat. Dedi menegaskan bahwa panggilan “patih” dan “mahapatih” tidak pernah digunakan untuk merujuk kepada bawahannya. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun TikTok miliknya dan Dedi menekankan bahwa informasi yang beredar tidak tepat. Ganjar Pranowo di fajar.co.id, 1 Juni 2025.
Dedi Mulyadi Beri Penjelasan: Said Didu Pembohong?
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





