Tajamnya Fenomena Mafia Minyak di Indonesia: Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto, menyoroti keberadaan mafia minyak di Indonesia, mengungkapkan kerugian yang ditimbulkannya. Mafia minyak telah mengakibatkan kontrol yang kuat dan dampaknya sangat merugikan negara. Dampaknya juga dirasakan oleh rakyat, sementara mafia mendapatkan keuntungan besar. Selain itu, Indonesia juga melakukan ekspor minyak mentah ke Singapura dan melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dari negara tersebut. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan nilai ekspor minyak mentah Indonesia sepanjang tahun 2024, mencapai US$ 2.228.458.183 atau Rp 36,9 triliun. Peringatan Praginanto mengenai fenomena mafia minyak ini dapat membuka wawasan mengenai kendala-kendala yang dihadapi oleh sektor minyak dan gas di Indonesia.
RI Impor BBM Meski Ekspor Minyak Mentah: Gigin Ungkap Keuntungan Mafia
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





