Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyatakan bahwa hasil inspeksi mendadak ke SPBU Pertamina di Jakarta tidak menunjukkan adanya keganjilan. Menyusul isu oplosan pertalite (RON 90) menjadi pertamax (RON 92) dan dugaan korupsi tata kelola minyak mentah oleh anak usaha PT Pertamina, Bambang mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) terhadap sampel BBM yang diambil selama inspeksi. Tujuan dari sidak tersebut adalah untuk memastikan tidak ada penurunan kualitas BBM yang dijual di SPBU Pertamina. Komisi XII DPR ingin memberikan kepastian kepada publik mengenai produk BBM yang dipasarkan sesuai dengan persyaratan Kementerian ESDM dan kesiapan pasokan BBM menjelang Ramadhan. Bambang menegaskan bahwa keadaan takaran dan lainnya telah sesuai dan tidak menimbulkan masalah. Menurutnya, kejelasan dari hasil uji laboratorium akan menjadi penentu akhir terkait isu pertamax dioplos pertalite yang sedang menjadi perhatian.
DPR Komisi XII Sidak SPBU: Hasil Awal Tidak Menemukan Keganjilan
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





