Eks Menko Polhukam Mahfud MD mengkritik pedoman etika makan dan minum yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) dalam sebuah unggahan. Mahfud berpendapat bahwa beberapa poin dalam pedoman tersebut terkesan berlebihan dan tidak praktis. Salah satu poin yang dikritik oleh Mahfud adalah aturan makan dengan hanya menggunakan tiga jari, di mana ia menanyakan apa yang harus dilakukan dengan dua jari lainnya. Mahfud menegaskan pentingnya memudahkan urusan umat sesuai prinsip Islam, tanpa menyulitkan diri. Pedoman etika makan dan minum yang diterbitkan Kemenag mencakup beberapa poin, seperti makan dengan tangan kanan, menggunakan tiga jari, tidak makan sambil berdiri, dan tidak bernapas di dalam bejana. Respons masyarakat terhadap pedoman ini beragam, termasuk kritik dari Mahfud MD yang meragukan relevansi beberapa poin dengan kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini, Kementerian Agama belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik tersebut. Masyarakat juga aktif berdiskusi di media sosial mengenai keberlakuan pedoman tersebut dalam konteks kebutuhan masyarakat modern.
“Mahfud MD Kritik Pedoman Etika Makan Kemenag: Wawasan Baru”
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





