Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki dugaan pengeroyokan terhadap perempuan berinisial AAN yang sempat dituduh mencuri amplop berisi uang dalam sebuah hajatan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (27/9), sedangkan laporan mengenai dugaan kekerasan telah disampaikan AAN kepada kepolisian.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan AAN datang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. “Terkait kejadian tersebut, seorang perempuan inisial AAN telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan atas kejadian yang dialami, yaitu pengeroyokan,” kata Joko kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Menurut Joko, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Penanganannya dilakukan Unit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk mendalami rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang terlibat.
Berawal dari tuduhan pencurian
Peristiwa bermula ketika AAN melintas di sekitar lokasi hajatan yang berada di dekat Stasiun Kalibata. Saat itu, perempuan tersebut disebut baru selesai berlari dan berolahraga di pusat kebugaran. Ia mengenakan pakaian berwarna hitam ketika berada di sekitar tempat acara.
AAN kemudian dituduh sebagai orang yang mengambil amplop berisi uang dari hajatan tersebut. Sejumlah orang mengamankannya dan diduga melakukan kekerasan terhadap perempuan itu. Bentuk kekerasan yang disebut dalam laporan antara lain penarikan dan penganiayaan.
Dalam kejadian tersebut, jilbab yang dikenakan AAN disebut sampai terlepas. Ia kemudian membawa dugaan pengeroyokan itu ke kepolisian untuk diproses.
CCTV menjadi bagian penyelidikan
Pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV selanjutnya menunjukkan bahwa AAN diduga bukan pelaku pencurian amplop. Rekaman tersebut menjadi salah satu informasi yang didalami dalam penyelidikan kepolisian.
Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pelaku pencurian justru merupakan anggota keluarga atau kerabat dari pihak yang menggelar hajatan. Namun, kepolisian masih menyelidiki kebenaran informasi tersebut dan belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai pihak yang mengambil uang.
Polisi kini menangani dua aspek dalam rangkaian kejadian itu, yakni dugaan pengeroyokan terhadap AAN serta dugaan pencurian uang hajatan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi secara utuh dan menentukan pihak yang bertanggung jawab atas masing-masing peristiwa.












