Perjalanan dapat membuat barang penting lebih mudah tertinggal, rusak, atau hilang karena berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Ponsel, dompet, dokumen, uang, kartu pembayaran, dan kunci termasuk barang yang perlu mendapat perhatian khusus. Sejumlah kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko tersebut tanpa membuat persiapan perjalanan menjadi rumit.
Atur tempat penyimpanan dan jumlah barang
Langkah pertama adalah menentukan tempat khusus untuk menyimpan barang yang sering digunakan, seperti ponsel, dompet, kunci, dan kartu identitas. Setelah dipakai, barang-barang itu sebaiknya segera dikembalikan ke tempat semula. Pola ini memudahkan pencarian sekaligus membantu mengenali barang yang tertinggal saat berpindah lokasi.
Pemilihan tas juga berpengaruh. Gunakan tas yang memiliki ruang cukup untuk memisahkan dokumen, perangkat elektronik, dan barang berukuran kecil. Isi tas yang tertata membuat barang lebih mudah ditemukan tanpa perlu mengeluarkan seluruh isinya. Tas yang nyaman dan tidak terlalu berat juga mengurangi kebutuhan untuk sering meletakkannya atau mengatur ulang barang selama perjalanan.
Hindari menaruh seluruh uang tunai dan kartu pembayaran di satu tempat. Sebagian uang atau kartu dapat disimpan terpisah sebagai cadangan jika dompet hilang atau mengalami masalah. Dompet khusus perjalanan atau money belt bisa dipertimbangkan untuk menyimpan barang tertentu, terutama saat berada di lokasi yang ramai.
Membawa barang secukupnya turut memudahkan pengawasan. Tinggalkan barang berharga yang tidak diperlukan di rumah dan bawa hanya perlengkapan yang benar-benar digunakan. Semakin sedikit barang yang dibawa, semakin mudah pula memastikan semuanya tetap lengkap.
Lindungi perangkat dan akun pribadi
Ponsel menyimpan beragam informasi pribadi, termasuk foto, kontak, email, media sosial, dan aplikasi keuangan. Karena itu, perangkat perlu dilindungi dengan PIN atau kata sandi, serta fitur biometrik seperti sidik jari. Sebelum berangkat, aktifkan pula fitur pelacakan perangkat untuk membantu menemukan ponsel apabila hilang.
Perlindungan tidak berhenti pada perangkat. Aktifkan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA) pada akun penting. Fitur ini menambahkan proses verifikasi saat akun diakses dari perangkat yang belum dikenali, sehingga kata sandi saja tidak cukup untuk masuk.
Barang bawaan juga perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Hujan, panas, air, dan pasir dapat merusak perangkat elektronik maupun dokumen. Gunakan kantong atau pelindung yang sesuai agar barang tetap kering dan terlindungi selama perjalanan.
Waspada selama perjalanan dan sebelum beristirahat
Stasiun, bandara, transportasi umum, dan tempat wisata merupakan lokasi yang perlu diwaspadai. Pastikan tas selalu tertutup dan berada dekat dengan tubuh. Ponsel, dompet, atau barang berharga sebaiknya tidak dikeluarkan jika memang tidak sedang diperlukan.
Sebelum tidur atau mengakhiri aktivitas harian, lakukan pemeriksaan ulang terhadap ponsel, dompet, uang, kartu, dokumen, dan kunci. Letakkan semuanya di tempat yang sama setiap malam agar mudah ditemukan pada pagi hari dan tidak tertinggal setelah seharian beraktivitas.
Dilansir dari Forbes dan Travelling Weasels pada Rabu (16/9), perlindungan tambahan juga dapat dipertimbangkan melalui asuransi perjalanan. Asuransi mungkin membantu mengurangi beban biaya ketika terjadi kehilangan atau kerusakan barang, meski tidak semua kerugian ditanggung. Karena itu, manfaat dan ketentuan polis perlu diperiksa sebelum memilihnya.












