Surabaya menawarkan banyak pilihan oleh-oleh, bukan hanya sambal. Wisatawan dapat membawa pulang kue, camilan gurih, olahan hasil laut, minuman tradisional, hingga cendera mata nonmakanan. Pilihannya bisa disesuaikan dengan selera penerima dan kebutuhan selama perjalanan.
Kue dan camilan manis
1. Sambal Bu Rudy. Sambal bawang, sambal ijo, dan sambal bajak menjadi beberapa varian yang populer. Selain itu, tersedia sambal teri, lauk, serta camilan. Produk dalam botol atau sachet membuatnya praktis dibawa pulang.
2. Almond crispy. Camilan tipis dan renyah ini ditaburi kacang almond serta keju. Varian rasanya antara lain keju, cokelat, dan green tea. Karena mudah patah, almond crispy sebaiknya tidak ditempatkan di bawah barang bawaan lain.
3. Spikoe Resep Kuno. Kue lapis dengan warna kuning dan cokelat ini dikenal bertekstur lembut dan bercita rasa klasik. Pilihannya meliputi rasa original, tanpa kismis, prunes, dan speculaas.
4. Lapis Kukus Pahlawan. Kue lembut ini hadir dalam berbagai rasa. Nama yang mengambil unsur Kota Pahlawan membuatnya mudah dikenali sebagai buah tangan dari Surabaya, terutama bagi wisatawan yang mencari kue modern dengan sentuhan khas kota tersebut.
5. Kue blinjo. Berbahan utama melinjo, camilan ini memiliki rasa gurih dan bentuk kecil. Kue blinjo cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi.
6. Belinjo udang. Produk ini memadukan cita rasa melinjo dan olahan udang. Perpaduan tersebut memberi alternatif bagi pencinta camilan gurih yang ingin membawa pulang oleh-oleh selain kerupuk biasa.
Olahan hasil laut dan minuman
7. Kerupuk ikan Kenjeran. Kawasan Sentra Ikan Bulak menjadi salah satu tempat untuk menemukan kerupuk ikan khas kawasan pesisir Surabaya. Wisatawan juga dapat memilih kerupuk udang, kerupuk cumi, dan kerupuk rumput laut. Kemasan siap santap membuatnya mudah disimpan di rumah.
8. Ikan asin Kenjeran. Dijual dalam kondisi kering, ikan asin relatif mudah dibawa selama perjalanan dan dapat menjadi pelengkap berbagai masakan. Pastikan kemasannya tertutup rapat agar tidak mengganggu barang bawaan lain.
9. Siropen Telasih. Minuman yang telah dikenal sejak lama ini tersedia dalam rasa mawar, cocopandan, frambosen, vanila, dan jeruk. Kemasan botolnya dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang produk minuman khas Surabaya.
10. Bandeng presto. Ikan bandeng diolah hingga durinya menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah disantap. Produk ini biasanya dikemas khusus untuk dibawa pulang. Sebelum membeli, wisatawan sebaiknya memeriksa petunjuk penyimpanan dan masa kedaluwarsa.
Cendera mata nonmakanan
11. Batik Surabaya. Batik dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan oleh-oleh yang bisa digunakan dalam jangka panjang. Motifnya dapat memuat unsur identitas kota dan tersedia dalam beragam pilihan untuk dipakai atau diberikan kepada keluarga maupun teman.
12. Kaos Cak Cuk. Suvenir ini menampilkan kata-kata, humor, dan identitas khas Surabaya dalam desain kaos. Pilihan tersebut cocok bagi wisatawan yang menginginkan oleh-oleh santai dan dapat langsung digunakan sehari-hari.
Dengan beragam pilihan itu, wisatawan tidak harus terpaku pada Sambal Bu Rudy yang paling mudah dikenali. Almond crispy dan spikoe dapat dipilih untuk pencinta makanan manis, sementara kerupuk ikan Kenjeran, ikan asin, serta belinjo udang menawarkan camilan gurih. Untuk buah tangan selain makanan, batik Surabaya dan kaos Cak Cuk bisa menjadi alternatif.












