Manakah yang Lebih Baik: Makan Buah Sebelum atau Setelah Makan?

Jakarta (ANTARA) – Makan buah merupakan bagian penting dari pola makan sehari-hari yang sehat. Buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Namun, masih terdapat kebingungan di kalangan masyarakat mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi buah.

Tidak Ada Aturan Khusus

Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan seseorang untuk memakan buah sebelum atau setelah makan. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan buah harian terpenuhi dengan memilih buah utuh daripada olahan yang mengandung gula tambahan.

Sistem pencernaan manusia mampu mencerna berbagai jenis makanan sekaligus. Organ pencernaan mengolah makanan secara bertahap sebelum nutrisi diserap dalam usus halus. Menurut Mayo Clinic, makanan membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk mencapai usus besar setelah melalui lambung dan usus halus.

Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan?

Meskipun tidak ada aturan baku, mengonsumsi buah sebelum makanan utama dapat memberikan rasa kenyang karena kandungan air dan seratnya. Namun, buah juga dapat dikonsumsi setelah makan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Buah yang dikonsumsi setelah makan akan tetap dicerna dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Perhatikan Jenis Buahnya

Daripada memikirkan kapan sebaiknya memakan buah, lebih penting untuk memperhatikan jenis dan bentuk buah yang dikonsumsi. Buah utuh mengandung serat yang penting untuk pencernaan dan dapat menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme dalam usus.

Mayo Clinic menyarankan untuk mengonsumsi buah dalam bentuk utuh daripada jus karena serat pada buah utuh tidak hilang selama proses pengolahan. Selama tubuh nyaman dan kebutuhan nutrisi terpenuhi, buah bisa dinikmati sebelum atau setelah makan.

Intinya, tidak perlu terlalu khawatir mengenai aturan tertentu dalam menentukan waktu makan buah. Yang terpenting adalah menjaga pola makan yang seimbang dan mengonsumsi buah secara rutin, terutama dalam bentuk utuh.

Sumber: ANTARA News

Source link