Polisi Dalami Kasus Kelalaian Bocah Terjatuh di Lubang Proyek Tebet
Polisi tengah menyelidiki dugaan kelalaian yang menyebabkan insiden tragis tewasnya seorang bocah berusia 4 tahun dengan inisial I. Kejadian tersebut terjadi ketika bocah tersebut terjebak selama empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Penyelidikan yang Masih Berlangsung
Kapolsek Tebet, AKP Ischak, menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut. Mereka telah memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan keterangan, dan barang bukti untuk mencari tahu apakah ada dugaan kelalaian yang melanggar hukum.
Ischak menambahkan bahwa pihak kepolisian menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada Sabtu sekitar pukul 23.40 WIB. Diduga korban jatuh ke dalam lubang tersebut saat sedang bermain bersama teman-temannya. Lubang tersebut memiliki kedalaman sekitar 3,5-4 meter.
Proses Evakuasi dan Tragedi yang Menimpa
Tim evakuasi langsung bergerak setelah menerima laporan, namun karena kondisi lubang yang sempit, evakuasi manual tidak memungkinkan. Mereka kemudian berkoordinasi dengan tim Damkar, Puskesmas, RSUD Tebet, serta menggunakan alat berat untuk menyelamatkan korban.
Sayangnya, meskipun berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSCM untuk penanganan medis, nyawa bocah tersebut tidak dapat tertolong. Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazahnya.
Sebelumnya, bocah berusia 4 tahun tersebut telah terjebak selama empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Tebet, Jakarta Selatan. Meskipun sempat dievakuasi dalam keadaan hidup, nyawanya tidak dapat diselamatkan saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.












