Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Narkoba Terbesar Januari-Juni 2026

Direktorat Reserse Narkoba Temukan Enam Kasus Narkoba Paling Menonjol

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya telah mengungkap enam kasus narkoba paling menonjol selama semester pertama tahun 2026. Kombes Pol Ahmad David dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya memaparkan temuan ini dalam konferensi pers di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta.

Kasus Clandestine Lab Vape Etomidat

Salah satu kasus yang diungkap adalah Clandestine Lab Vape Etomidat (Narkotika Golongan II) yang terbongkar di tiga lokasi apartemen di Jakarta. Delapan tersangka berhasil diamankan dalam kasus ini. Para pelaku menyamar apartemen sebagai ruang produksi, dan polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 2.807 cartridge vape, 3,2 kg serbuk etomidate, dan 27.730 ml cairan etomidate.

Laboratorium Gelap Pil Koplo

Kasus lain adalah laboratorium gelap pil koplo yang berkedok gudang pakan ternak di Semarang dan Jakarta. Dalam kasus ini, empat tersangka ditangkap beserta barang bukti berupa 308.000 butir pil karisoprodol dan 2,587 ton prekursor. Para pelaku berhasil mengecoh warga sekitar dengan menyamar lokasi produksi sebagai gudang pakan ternak.

Kasus lainnya termasuk pengungkapan industri rumahan ekstasi yang dikendalikan oleh jaringan China, pengungkapan sabu dari sindikat jaringan Malaysia, China, dan Medan, serta obat-obatan keras berbahaya seperti tramadol, heksimer, dan lainnya.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersikap tegas dalam menegakkan hukum terhadap peredaran narkoba. Mereka berkomitmen untuk melindungi anak bangsa dari bahaya narkoba dengan konsistensi dalam penegakan hukum.

Source link