Kecaman Legislator Terhadap Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari

Legislator Kecam Praktik Prostitusi Anak di Lokasari

Hardiyanto Kenneth, anggota DPRD DKI Jakarta, mengutuk keras dugaan praktik prostitusi anak yang terjadi di kawasan Lokasari, Jakarta Barat. Menurut Kenneth, ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji dan tidak boleh ditoleransi sedikit pun.

Menurut Kenneth, jika benar adanya dugaan tersebut, seluruh pihak yang terlibat harus dihukum seberat-beratnya tanpa pandang bulu. Dia mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus ini secara cepat dan menyeluruh untuk mengungkap jaringan prostitusi anak hingga ke akar-akarnya.

Evaluasi Total terhadap Kawasan Rawan Prostitusi

Kenneth juga menyoroti perlindungan korban eksploitasi seksual anak. Menurutnya, korban prostitusi anak harus diselamatkan dan dipulihkan, bukan dihakimi. Dia menekankan perlunya evaluasi total terhadap kawasan hiburan malam dan area rawan prostitusi di Jakarta, khususnya Tamansari.

Dia juga meminta pengawasan yang lebih ketat terhadap hotel, apartemen, tempat hiburan malam, dan lokasi potensial lainnya yang dapat menjadi sarang eksploitasi anak. Kenneth menekankan pentingnya penguatan patroli siber untuk mengatasi praktik prostitusi anak yang banyak dilakukan melalui media sosial dan jaringan digital.

Menurut Kenneth, Jakarta harus menjadi kota yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan bermimpi, bukan tempat yang nyaman bagi predator seksual anak. Dia juga menekankan perlunya keterlibatan semua pihak, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, sekolah, orang tua, dan komunitas lokal dalam mengawasi anak-anak.

Untuk menangani kasus ini, Kenneth meminta agar negara benar-benar hadir dalam tindakan nyata dan menegaskan bahwa pelaku harus dihukum sesuai aturan hukum yang berlaku.

Perlindungan Anak dan Sinergi Lintas Sektor

Rizky Hamid, Plt Kepala Sudin PPAPP Jakarta Barat, juga menyoroti dugaan praktik prostitusi anak di Lokasari. Menurutnya, perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, keluarga, hingga platform digital.

Source link