Hansip Cakung Amankan Para Korban Penipuan Wedding Organizer di Bekasi
Polres Metro Jakarta Timur Minta Korban Penipuan WO Mengajukan Laporan
Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa kriminal menggemparkan Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (24/5). Mulai dari penangkapan pria lansia yang menusuk mantan istrinya di Jakarta Utara hingga berita hoaks mengenai prostitusi anak yang melibatkan Warga Negara Asing di Jakarta Barat.
Polres Metro Jakarta Timur meminta para korban dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) untuk membuat laporan kepolisian. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Bayu Kurniawan, mengatakan bahwa calon pengantin korban penipuan tersebut harus segera melapor.
“Silakan lapor, calon pengantin yang ada di video Instagram itu rencana baru hari ini mau datang dilaporkan, kantor WO-nya di Cakung,” ujar Bayu Kurniawan.
Polisi Bantah Dugaan Prostitusi Anak Melibatkan WNA di Jakbar
Kepolisian telah memastikan bahwa dugaan praktik prostitusi anak bawah umur yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat adalah hoaks. Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar, menjelaskan bahwa setelah melakukan penyelidikan, dugaan tersebut tidak terbukti.
“Alhamdulillah sudah dikonfirmasi bahwa hal tersebut tidak terbukti,” kata Bobby M. Zulfikar.
Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok Amankan Pelaku Penusukan Mantan Istri
Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok telah berhasil menangkap seorang pria lansia berinisial EF (67) yang menusuk mantan istrinya saat resepsi pernikahan anak kandungnya. Pelaku diduga melakukan aksi pidana tersebut karena dendam.
“Motif pelaku melakukan aksi pidana ini diduga karena dendam, namun kami masih melakukan pendalaman,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro.
Operasi Cipta Kondisi Polres Metro Jakarta Pusat Berhasil Bekuk 11 Orang
Polres Metro Jakarta Pusat telah berhasil mengamankan 11 orang terkait kepemilikan senjata tajam, obat-obatan terlarang, serta kendaraan tanpa surat resmi dalam Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa operasi ini dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat tetap aman dan kondusif.
Polres Metro Jakbar Siap Jemput Paksa Terduga Pelaku Pelecehan Anak SLB
Polres Metro Jakarta Barat membuka opsi penjemputan paksa terhadap terduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalideres setelah terduga pelaku dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Kasat Res PPA PPO Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nunu Suparmi, menyatakan bahwa penjemputan paksa akan dilakukan sesuai prosedur bila diperlukan.
Sumber: ANTARA












