Berita  

Dian Sandi PSI vs Prof Rhenald Kasali: Alasan Penutupan Minimarket di Lombok




PSI Bantah Pernyataan Prof Rhenald Kasali terkait Penutupan Minimarket di Lombok

PSI Membantah Pernyataan Prof Rhenald Kasali tentang Penutupan Minimarket di Lombok

Jakarta – Juru Bicara PSI, Dian Sandi Utama, membalas pernyataan Prof Rhenald Kasali terkait penutupan minimarket di Lombok. Berbeda dengan pendapat yang disampaikan oleh Prof Rhenald Kasali, PSI memiliki sudut pandang yang berbeda terkait masalah tersebut.

Penjelasan dari Juru Bicara PSI

Dian Sandi Utama menegaskan bahwa penutupan minimarket di Lombok bukan disebabkan oleh Kopi Desa (Kopdes) Merah Putih, sebagaimana yang dikemukakan oleh Prof Rhenald Kasali. PSI memiliki data dan informasi yang jelas terkait alasan di balik penutupan tersebut, yang berbeda dengan asumsi yang disampaikan oleh Prof Rhenald Kasali.

Dian Sandi Utama juga menyampaikan bahwa PSI memiliki komitmen yang teguh untuk mengungkapkan fakta sebenarnya kepada masyarakat terkait peristiwa tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penyebaran informasi yang salah atau simpang siur terkait penutupan minimarket di Lombok.

Respons Terhadap Pernyataan Prof Rhenald Kasali

PSI juga menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menjelaskan secara terbuka kepada publik terkait perkembangan situasi dan informasi terbaru terkait penutupan minimarket di Lombok. Dengan demikian, PSI berharap dapat memberikan klarifikasi yang jelas dan transparan kepada masyarakat.

Selain itu, Dian Sandi Utama menekankan pentingnya untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya atau bersifat asumsi semata. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memahami konteks sebenarnya di balik penutupan minimarket di Lombok, tanpa terpengaruh oleh pendapat yang belum terverifikasi.


Source link