Berita  

PDIP Desak Aparat Usut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. PDIP menilai tindakan tersebut sebagai bentuk teror yang mengancam kehidupan demokrasi di Indonesia dan mendesak aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

Kader PDIP, Mohamad Guntur Romli, menyatakan bahwa Indonesia dibangun atas semangat perjuangan kemerdekaan yang menghargai kebebasan berekspresi, berkumpul, dan berpendapat. Menurutnya, tindakan teror seperti penyiraman air keras tidak akan dapat memadamkan semangat demokrasi. Sebaliknya, kekerasan justru menunjukkan sikap yang tidak manusiawi dan bertentangan dengan prinsip negara demokratis.

Guntur menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap tindak teror yang merupakan kejahatan serius. PDIP mengajukan permintaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut kasus yang menimpa Andrie Yunus dengan cermat guna memastikan perlindungan terhadap aktivis dan masyarakat sipil.

Partai tersebut bersikeras bahwa teror tidak akan pernah berhasil menghancurkan demokrasi, dan bahwa penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk memastikan keadilan dan kebenaran. PDI Perjuangan menyatakan komitmennya dalam melindungi demokrasi dan meminta agar kasus ini ditangani dengan serius oleh aparat hukum.

Source link