Presiden Prabowo Subianto telah secara terbuka menantang siapa pun yang tidak setuju dengan kepemimpinannya untuk menunjukkan perlawanan mereka melalui jalur demokrasi dalam Pemilihan Presiden 2029 mendatang. Pernyataan tegas ini disampaikan saat Prabowo memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor. Di tengah sorotan terhadap demonstrasi belakangan ini, Prabowo menegaskan bahwa perbedaan pendapat dalam politik adalah hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ketidaksetujuan terhadap individu atau kelompok tertentu tidak seharusnya mengancam stabilitas bangsa.
Prabowo secara jelas mempersilakan pihak yang tidak sependapat dengannya, termasuk kelompok oposisi, untuk bertarung secara terbuka dan sesuai konstitusi pada tahun 2029. Klaim juga dilontarkan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang oleh Prabowo dianggap telah menciptakan satu juta lapangan kerja. Dengan tegas ia menyatakan bahwa sebagai Presiden Republik Indonesia, ia telah berhasil menciptakan lapangan kerja tersebut hanya melalui program MBG. Tantangan Prabowo tersebut disambut dengan tepuk tangan dari peserta Rapat Koordinasi Nasional.












