Harga perbaikan tabrakan mobil listrik menurun drastis, mencapai titik terendah sejak kuartal terakhir tahun 2024, menurut data Mitchell. Penurunan harga ini disebabkan oleh lonjakan penjualan mobil listrik di Amerika Serikat pada kuartal ketiga tahun ini, yang melonjak 36% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun semakin banyak mobil listrik beredar, biaya rata-rata perbaikan tabrakan menurun 2,4% dan kini berada pada level terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Data menunjukkan bahwa mobil listrik masih tetap menjadi kendaraan paling mahal untuk diperbaiki setelah tabrakan dengan biaya rata-rata sebesar $6.185, lebih tinggi daripada mobil hibrida dan kendaraan bertenaga bakar tradisional. Perbedaan utama terletak pada ketersediaan suku cadang, di mana mobil listrik masih bergantung pada suku cadang asli (OEM) sebanyak 85,13%, sementara kendaraan ICE hanya 62,30%.
Meskipun terjadi penurunan harga perbaikan tabrakan mobil listrik, jumlah suku cadang yang dapat diperbaiki lebih sedikit dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Dengan suku cadang yang sulit diperbaiki, biaya akhir perbaikan menjadi lebih tinggi karena suku cadang baru harus dipesan dan dipasang.
Mobil listrik yang paling sering memerlukan perbaikan tabrakan adalah Tesla Model Y, diikuti oleh Tesla Model 3 dan Ford Mustang Mach-E. Di Kanada, Tesla Model 3 juga mendominasi dalam klaim perbaikan tabrakan, diikuti oleh Tesla Model Y dan Hyundai Ioniq 5. Meskipun harga perbaikan tabrakan mobil listrik menurun, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti ketersediaan suku cadang dan biaya perbaikan yang tinggi.












