Porsche Cayenne Electric: Mengatasi Bobot Berlebih dengan Sempurna

Porsche Cayenne Electric adalah kendaraan produksi terberat yang pernah dibuat oleh Porsche, dengan berat mencapai 5.831 pound (2.645 kilogram). Bobot besar ini sebagian besar disebabkan oleh baterai 113-kWh yang beratnya 1.322 pon (600 kg). Meskipun beratnya jauh lebih besar dari mobil Porsche sebelumnya, seperti 356 SL tahun 1951, Porsche memastikan bahwa pengemudi tidak akan merasakan bobot SUV listrik ini secara signifikan karena baterai ditempatkan di bawah pusat gravitasi mobil. Bahkan, Cayenne Electric dijelaskan oleh Michael Schaetzle sebagai terasa lebih ringan daripada model Cayenne konvensional karena berbagai peningkatan teknologi yang diterapkan.

Selain itu, Porsche memastikan bahwa mesin V-8 akan tetap menjadi bagian dari portofolio mereka hingga tahun 2030-an, dengan pembaharuan untuk memenuhi standar Euro 7. Porsche juga sedang mengembangkan SUV listrik yang lebih besar dan berpotensi lebih berat, yang awalnya direncanakan sebagai model khusus EV. Namun, pergeseran pasar yang lambat terhadap EV membuat Porsche memutuskan untuk meluncurkan model ini dengan mesin pembakaran terlebih dahulu. Hal ini menjadi refleksi dari adaptasi Porsche terhadap perubahan permintaan pelanggan dan pasar yang terus berubah. Keberhasilan mobil listrik Cayenne Electric Porsche menjadi indikasi keberhasilan mereka dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan tanpa mengabaikan performa dan daya tarik penggemar mobil Porsche.

Source link