Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ova Emilia, menegaskan bahwa tidak ada larangan terkait pemakaian kacamata dalam foto ijazah Presiden ke-7, Jokowi, kecuali kacamata hitam. Dia merujuk pada pengumuman yang dikeluarkan oleh Pembantu Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat pada 3 November 1984. Penegasan Prof. Ova didukung oleh arsip UGM yang menunjukkan penggunaan kacamata dalam foto ijazah lulusan periode yang sama. Tujuan pernyataan ini bukan untuk memihak pada satu pihak, melainkan untuk menyampaikan fakta berdasarkan dokumen resmi kampus. Sebelumnya, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi, atau Uki, mencurigai manuver Roy Cs yang menggulirkan isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7, Jokowi, dan menduga adanya pihak tertentu yang menjadi penggerak utama di balik isu tersebut.
Ijazah Jokowi Pakai Kacamata: Rektor UGM Sebut Sah, yang Dilarang Hanya Hitam
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





