Prabowo Subianto kembali muncul di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 setelah absen hampir satu dekade. Namun, saat memberikan pernyataan mengenai isu Palestina dan solusi dua negara, mikrofon yang digunakan oleh Presiden Indonesia tiba-tiba mati. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menjelaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh gangguan teknis, melainkan oleh aturan prosedural terkait batas waktu pidato. Setiap negara diberikan waktu 5 menit untuk berbicara, dan jika melampaui waktu tersebut, mikrofon akan dimatikan. Meskipun mikrofon terputus, pesan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo tetap jelas terdengar oleh delegasi di Sidang Majelis Umum. Acara tersebut dipimpin oleh Prancis dan Arab Saudi, dihadiri oleh 33 pemimpin negara dan perwakilan organisasi internasional untuk membahas penyelesaian konflik Palestina dan penerapan solusi dua negara. Meskipun mengalami insiden dengan mikrofon, pidato Prabowo tetap menarik perhatian karena menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia, terutama terkait solusi dua negara untuk konflik Palestina.
Penyebab Mikrofon Prabowo Mati di Pidato PBB: Klarifikasi Kemlu RI
Read Also
Recommendation for You

Ratu Máxima, Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan, baru saja menyelesaikan…

Keluarga besar Jenderal (Purn) TNI Wiranto sedang berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang…

Raja Yordania Abdullah II akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Prabowo…

Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein (Abdullah II) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada…

Sari Yuliati, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, telah menjadi sorotan publik setelah menggantikan Mukhtarudin…







