Nissan melakukan rencana restrukturisasi yang kontroversial dengan menutup dua studio desain penting, yaitu NDA di San Diego, California, dan NDLA di São Paulo, Brasil. Selain itu, perusahaan juga akan menyederhanakan pekerjaan kreatif di Inggris dan Jepang. Hal ini sebagai bagian dari langkah agresif untuk mengurangi biaya hingga sekitar 60 miliar yen. Langkah ini akan mempengaruhi pengembangan mobil dengan mempercepat proses dan mengurangi kompleksitas suku cadang. Meskipun langkah ini diharapkan membawa efisiensi, berpotensi mempengaruhi lebih dari 20.000 karyawan Nissan. Meski demikian, Nissan berharap bahwa restrukturisasi ini akan membuka jalan bagi pengambilan keputusan yang lebih cepat, kolaborasi kreatif yang lebih dalam, dan respons yang lebih gesit terhadap perubahan pasar. Ini adalah langkah yang tidak mudah, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan berada pada situasi yang lebih baik di masa depan.
Pemangkasan Biaya Nissan: Studio Desain Ditutup
Read Also
Recommendation for You

Bentayga X Concept, SUV Off-Road Terbaru Bentley Bentley Bentayga X Concept adalah prototipe SUV off-road…

BMW mengambil langkah untuk menghentikan layanan berlangganan fitur pemanas kursi setelah mendapatkan kritik. Meskipun layanan…

Capricorn Group, perusahaan penyedia untuk Formula 1, LMP1, World Endurance Championship (WEC), dan klien balap…

Pada tahun 2026, permintaan akan sedan mewah menurun drastis, dengan SUV menjadi pilihan yang lebih…

Audi mempertimbangkan kembali menggunakan emblem A4 pada model A5, setelah rencana penamaan yang membedakan antara…







