Fedi Nurul, seorang aktor terkenal, memberikan tanggapan terhadap usulan yang diajukan oleh Fraksi Partai Gerindra DPR RI mengenai batasan satu akun Media Sosial (Medsos) untuk setiap warga. Dalam sebuah postingan di akun pribadinya, Fedi menyatakan perasaannya dengan menggambarkan keanehan dalam berita yang sering ia baca setiap hari. Ia mengomentari bahwa setiap hari selalu ada berita aneh yang muncul, termasuk berita mengenai usulan dari Gerindra tersebut.
Dalam tanggapannya, Fedi menyindir tentang rangkap jabatan di kabinet dan menyatakan bahwa seharusnya Fraksi Gerindra mengusulkan agar setiap orang hanya memiliki satu jabatan. Dia pun menyoroti daftar wakil menteri yang juga menjabat sebagai komisaris di perusahaan Badan Usaha Milik Negara selain dari jabatan eksekutif yang mereka emban.
Usulan tersebut sendiri disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, yang mengungkapkan bahwa media sosial sangat terbuka dan sulit dikendalikan, sehingga pembatasan diperlukan untuk membuat arus informasi di media sosial menjadi lebih bertanggung jawab. Bambang meyakini bahwa langkah tersebut dapat mengurangi akun anonim dan aktivitas buzzer yang sering kali menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Ditambahkannya, usulan tersebut terinspirasi dari praktik yang diterapkan di Swiss, di mana negara tersebut berhasil membatasi aktivitas di media sosial dengan hanya membolehkan satu nomor telepon dan satu akun medsos per warga. Kesimpulannya, penilaian dari Fedi terhadap usulan tersebut tergambar jelas dalam komentarnya yang mengkritik rangkap jabatan dan mendukung usulan agar setiap orang hanya memiliki satu jabatan.










