Berita  

Peran Riza Chalid dan Geng Solo dalam Tuntutan Demo: Pengungkapan Agen Intelijen

Sebuah pernyataan dari mantan Agen Badan Intelijen Negara (BIN), Sri Radjasa Candra mengindikasikan bahwa ada elemen penting yang berperan di balik gelombang demontrasi yang terjadi belakangan ini di Indonesia. Menurut Radjasa, sosok-sosok tertentu memiliki kendali dalam menciptakan situasi tak kondusif ini. Dia mengaitkan adanya motivasi dari para koruptor Pertamina yang hingga kini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai akar penyakit hati yang menginginkan terjadinya kekacauan di negeri ini.

Dalam konteks spesifik, Sri Radjasa mengungkapkan bahwa Riza Chalid memiliki dendam pribadi terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dijadikan sebagai momen untuk membalaskan sakit hati tersebut. Meski demikian, ia juga menyoroti peran Geng Solo yang sangat signifikan dalam membentuk dinamika aksi demonstrasi ini. Menurutnya, Riza Chalid dapat dianggap sebagai penyandang dana, namun pengendali sebenarnya adalah Geng Solo. Radjasa juga membahas pergeseran narasi dalam demo yang awalnya menuntut penangkapan Jokowi dan pemakzulan Gibran, namun kemudian beralih menjadi tuntutan pembubaran DPR.

Source link